Thursday, May 2, 2013

Parabola Digital MPEG4

        Era Tahun 90an Indonesia diramaikan dengan hadirnya televisi Swasta Nasional yang di tandai dengan RCTI sebagai pelopor televisi swasta di Indonesia. Saat itu negara kita sangat di nina bobokan oleh arus informasi dari siaran pemerintah baik melalui Jalur radionya yaitu RRI dan saluran televisinya yakni TVRI , sehingga masyarakat yang haus akan informasi akan selalu tunein di dua saluran tersebut bahkan untuk memperoleh sebuah hiburan pun harus menunggu setiap akhir pekan dengan adanya siaran acara Si-Unyil untuk anak-anak, Ria Jenaka untuk hiburan tawa dan film minggu siang yang selalu dinanti-nanti, juga acara Musik Safari yang selalu digemari. Dengan adanya televisi swasta saat itu yang berkantor dan bersiaran di Jakarta cumak angan dan khayalan bagi saya di daerah untuk menikmatinya,sampai pada akhirnya siaran swasta bisa di terima menggunakan Parabola Analog waktu itu, 
         Seiring perkembangan Teknologi yang begitu cepat siaran parabola yang dulu kita agung-agungkan sebagai siaran bebas lambat laun berubah format menjadi sangat komersialistik, sehingga ketika ada sebuah acara yang bagus pasti akan selalu di acak sampai akhirnya muncul televisi berbayar yang di mulai dengan hadirnya Indovision pada jalur satelit Palapa dengan 4 channel waktu itu, Hingga kini 2013 pun siaran televisi berbayar mulai menjamur di Negeri kita mulai dari Indovision, Telkomvision, Kabelvision, Astro, Aora, Skynindo, Orange TV, Next Media, Topas Tv dan yang sudah mulai siaran BIG-TV / First Media Tv satellit yang kabarnya akan membawa sekitar 150 Ch Standard dan Tv HDTV, SMART Vision dan SANTRIVision Bagi penggemar siaran Tv Parabola tentunya selalu menikmati berbagai tanyangan melalui televisi Satellite baik yang bersifat bebas atau FTA " Free to Air" maupun yang berbayar, Seiring dengan itu fasilitas yang di suguhkan pelayan operator tv berbayarpun mulai di perhatikan, dimana yang dulunya sebuah Pay Tv cukup memberikan bejibun channel tapi kini pemirsapun di manjakan dengan berbagai macam fitur pertelivisian mulai dari bisa merekam siaran, audio billingual, output audio digital bahkan colokan HDMI menjadi tuntutan bagi yang tau akan qualitas gambar yang kinclong.
Seperti negara tetangga kita Australia yang sudah menawarkan siaran 3D melalui siaran Pay TV nya FOXTEL dengan fasilitas Audio Digital dan Video High-Definition.
3 LNB KU Band dan 2 C Band PALAPA D, TELKOM 1

Receiver MPEG-4 
JERUHAN SKYBOX-9 CHINA
MAIN Board SKYBOX S-9
Board SMPS
IC SMPS
FET-SMPS
SHARP-TUNER BLOCK 
BLOCK Tuner
BLOCK LAN
PANEL Control dan IR

No comments: